Tampilkan postingan dengan label berita daerah pkpi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita daerah pkpi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Oktober 2013

Bang Yos Disambut Tarian Kabasaran

MANADO - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia, Sutiyoso, Rabu (9/10) kemarin, disambut tarian Kabasaran. Bang Yos, sapaan akrab gubernur yang mengalami lima kali pergantian presiden ini, tampak bahagia ketika tiba di bandara Sam Ratulangi. Ia menyapa para pendukung yang menjemputnya di Bandara Sam Ratulangi Manado. 

Caleg PKP Indonesia ke DPR-RI Dapil Sulut Revli Orelius Mandagie saat dihubungi Manado Post, mengaku apresiasi sambutan yang disiapkan panitia untuk menjemput Sutiyoso. Apalagi dengan ditampilkannya tarian Kabasaran Minahasa.  ‘’Ini merupakan suatu penghargaan terhadap kearifan budaya Minahasa,’’ ujar Mandagie yang juga putra Tombulu.

Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia Sutiyoso ketika diwawancarai  di sela-sela acara pembekalan Caleg PKP Indonesia di Arya Duta Hotel, kemarin, mengatakan, ia keliling Indonesia dalam rangka memberikan pembekalan kepada Caleg PKPI di seluruh Indonesia. ‘’Ini merupakan bagian penting bagi safari saya. Dalam pembekalan ini, diharapkan para caleg itu tahu apa yang akan dilakukan untuk memenangkan Pemilu 2014 nanti, juga para caleg harus paham betul ketentuan yang berlaku. Apa yang akan dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan,” terang Bang Yos.

Semua Caleg mempunyai segmen sendiri, situasi dan kondisi semua daerah tidak sama jadi perlu ada penyesuaian. “Memang caleg itu harus door to door, tapi tidak cukup untuk itu, harus lebih memberikan perhatian yang khusus kepada masyarakat,” terang Bang Yos.

Lanjutnya, Caleg khususnya di Sulut, harus membangun sinergi antara Caleg DPR-RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. “Harus berkolaborasi jangan sampai saling menjatuhkan,” ujarnya.

Terkait pembiayaan Caleg PKPI, Bang Yos menerangkan setiap caleg yang maju dalam Pemilu saat ini tidak dipungut biaya. Namun untuk pencalonan dalam rangka mensosialisasikan dirinya dalam kampanye, biaya sendiri. “Namanya caleg harus berani biaya sendiri. PKPI adalah parpol yang paling murah hati karena pada saat pendaftaran caleg tidak ada pembayaran,” katanya.

‘’Pada dasarnya kita membangun partai bukan untuk mencari keuntungan,  tetapi Ikut berpartisipasi membangun negeri ini,’’ tambahnya.

Lanjut Bang Yos, terkait konsolidasi Capres, Ia menerangkan sangat tergantung nanti, berapa hasil suara Pemilu PKPI 2014. “Dipastikan PKPI harus koalisi, mungkin satu atau dua parpol saja bisa,” ujarnya. Lanjut mantan Komandan Kopasus ini, PKPI mau koalisi dengan siapa saja, namun ada hitungannya. “Memang pencalonan saya berdasarkan hasil musyawarah kerja nasional (Mukernas),” tukas pria murah senyum ini.

Jelasnya, perlu diingat bahwa PKPI maju dengan korps PKP itu, terdiri dari 13 parpol, baik parpol peserta Pemilu 2009 dan parpol yang baru. Namun kekuatannya kalau dihitung dari 2009 hingga 6,7 persen. “Karena itu, saya optimis mendapatkan suara sesuai harapan,” tutup Bang Yos didampingi Revli Orelius Mandagie dan Caleg PKP Indonesia lainnya.

Mandagie menambahkan, Bang Yos banyak disukai pemilih. ‘’Karena Bang Yos berhasil membangkitkan Jakarta dari puing-puing kehancuran setelah kerusuhan peristiwa Jakarta berdarah pada Mei 1998,’’ jelas Mandagie.

Sutiyoso sendiri lanjut Mandagie, merupakan seorang gubernur yang mengalami lima kali pergantian presiden. Mengawali gubernur di masa ujung Orde Baru sampai masa reformasi. ‘’Beliau the riel field general. Tegas berani dan pantang menyerah,’’ jelas Mandagie.

Sementara itu Ketua PKPI Sulut Saul Pantow menjelaskan, kedatangan Bang Yos ke Manado, untuk membekali para Caleg DPR-RI Dapil Sulut, Caleg DPRD Provinsi, dan Caleg Kabupaten/Kota, bagaimana nanti strategi ke depan untuk mendapatkan kursi dewan. ‘’Khususnya yang perlu disampaikan adalah aturan, bagaimana para caleg harus menaati aturan yang berlaku,” terang Pantow.

Pimpinan partai membekali Caleg tiap Dapil, bagaimana strategi mendapatkan kursi perdapil. Lanjutnya, target nasional, provinsi, dan kabupaten/kota mendapatkan satu kursi perdapil. “Kecuali untuk Bitung, targetnya dua kursi baik DPRD Sulut maupun DPRD Kota Bitung,” tukas pria berkaca mata ini.

Namun untuk mendapatkan kursi tersebut, masing-masing caleg harus ada usaha, minimal yang diutamakan pendekatan terhadap pemilih. Harus ada pendekatan dengan masyarakat.

Sebelum penutupan pembekalan Caleg, Bang Yos bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKPI Sulut, makan malam di Wahaha Resto di kawasan Mega Mall Manado. Dengan lahap capres PKPI ini menyantap makanan khas Minahasa itu.
Tak hanya mencicipi santapan di Wahaha, Bang Yos juga lanjut ke rumah kopi Rike. Bersama rombongan, langsung disambut owner Kopi Rike dan pelayan yang ada dengan menyuguhkan kopi susu dan pisang goroho yang enak dan lezat. Wajah ceria tergambar saat Bang Yos mencicipi pisang goroho dengan secangkir kopi susu. Tak hanya itu, pelanggan yang saat itu sementara menikmati menu di Rike ini, langsung respon dengan meminta foto bersama capres yang punya komitmen ini.

Mengakhiri kegiatannya hari ini, pria yang menahkodai partai lambang burung serta padi dan kapas ini, menutup kegiatan pembekalan caleg dengan tema Sukses Pemilu 2014.

Selasa, 24 September 2013

Sutiyoso : Krisis Multidimensi Harus Dicarikan Solusinya

Cimahi - Negeri ini mengalami krisis yang multidemnsional, sejak 15 tahun reformasi digulirkan Mei 1998 lalu, hal itu terjadi karena masyarakat Indonesia banyak yang berpikiran seperti negeri liberal, yang cenderung memikirkan dirinya sendiri. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Letjen (Purn) Sutiyoso, saat melakukan silaturahmi dengan para pensiunan TNI/Polri di DPC Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri) Kota Cimahi, Sabtu ( 21/9)

Dikatakan Sutiyoso, diakhir masa Orde Baru hanya terjadi krisis ekonomi yang berimbas pada krisis politik, namun saat ini sejak reformasi krisis multidimensi sedang dialami oleh bangsa Indonesia. Faktanya, masyarakat jadi lebih banyak mementingkan dirinya sendiri, terjadi perkelahian karena perbedaan. “Para politisi juga berpikir tak jauh beda, mereka lebih mementingkan dirinya sendiri dan partainya, sementara rakyat membutuhkan para politisi yang mau mendengar apa yang menjadi kebutuhan rakyat,” terangnya.

Karenanya, Sutiyoso mengajak kepada semua politisi yang ada untuk melakukan hal-hal yang terhormat, karena rakyat sangat membutuhkan para politisi yang menjadi anggota legislatif atau eksekutif untuk lebih berperan dalam meningkatkan kesejahteraan dan keadilan dengan cara-cara yang terhormat. “Negara kita harus menjadi Negara yang kuat disemua bidang sehingga disegani oleh Negara lain, termasuk Negara adidaya, “ ucapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Pepabri Anindya Darmanto mengatakan, Sutiyoso atau yang lebih dikenal dengan Bang Yos bisa menangani krisis multidimensi yang telah lama belum terselesaikan di negeri ini. LBH Pepabri juga meminta agar Sutiyoso bisa mencari solusi atas permasalahan nasib para purnawirawan penghuni rumah dinas golongan II B yang seringkali tergusur sewenang-wenang oleh oknum Kepala Satuan TNI/Polri yang tidak bertanggungjawab.

Anindya juga menyampaikan, LBH Pepabri mengharapkan Sutiyoso jika terpilih jadi Presiden dapat melaksanakan program kemaslahatan bagi kesejahteraan purnawirawan dan semua lapisan masyarakat diantaranya mencari solusi sengketa rumah dinas TNI/Polri antara purnawirawan dan yang masih aktif. “Kami juga berharap supaya ada modernisas rumah sakit militer dengan peralatan dan obat-obatan yang berkualitas baik, terutama bagi pengguna Askes atau masyarakat miskin,” bebernya.

LBH Pepabri juga meminta kepada Sutiyoso jika terpilih menjadi Presdien supaya bisa menggulirkan program dana asuransi jiwa yang memadai kepada keluarga TNI yang gugur di medan pertempuran, atau keluarga Polri yang tertembak oleh teroris atau penjahat lainnya. “Kami berharap ada santunan setidaknya lebih dari Rp 500 Juta untuk mereka, supaya para janda prajurit atau keluarganya yang menjadi anak yatim piatu terjamin masa depannya dikemudian hari,” pungkasnya. (Bubun M)

[BEDAnews]

Rabu, 28 Agustus 2013

Bang Yos Bekali Caleg PKPI di Sumsel

PALEMBANG - Ketua Umum Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso (Bang Yos) dijadwalkan hadir untuk memberikan pembekalan bagi seluruh caleg DPR, DPRD provinsi hingga kabupaten/ kota di Sumsel, pada acara Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) PKPI Sumsel, hari ini di Palembang. Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Sumsel Novembriono mengatakan, pelaksanaan Mukerprov yang rencananya akan digelar di Hotel Graha Sriwijaya, Palembang itu mengangkat tema “Pantang Menyerah Demi Persatuan”, dan pelaksanaannya diharapkan dapat semakin menguatkan fondasi struktural partai bernomor urut 15 pada Pemilu 2014 mendatang ini.

”Kehadiran Ketua Umum (Bang Yos) di Palembang, diharapkan dapat memberikan imunitas dan spririt baru bagi kader, caleg serta segenap pengurus PKPI di Sumsel,” kata Novembriono kemarin. Selain itu, momentum pelaksanan Mukerprov ini juga dapat dimanfaatkan seluruh caleg dan pengurus PKPI di Sumsel untuk lebih menguatkan infrastruktur partai.

Sehingga, bagi para caleg PKPI sendiri, bisa mendapatkan sebuah strategi baru untuk dapat bekerja lebih demi menyentuh langsung pemilih dan menarik perhatian pemilih, baik pemilih pemula maupun pemilih pada umumnya. ”Saya yakin PKPI dapat diterima oleh pemilih pemula, karena partai ini cenderung bersih. Hingga saat ini, belum ada catatan buruk, wakil kami di lembaga legislatif mana pun yang terkena sanksi moral,” ujar Novembriono pula.

Secara rasional, kata dia, memang ada beberapa daerah pemilihan (dapil) di Sumsel, dimana PKPI tak memiliki kekuatan secara utuh. Meski demikian, ada juga beberapa dapil di Sumsel yang diyakini mampu menjadi lumbung suara PKPI, seperti di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir (OI), Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), Lahat, Muara Enim, dan Kota Prabumulih.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Mukerprov PKPI Sumsel Asmoensi Asyik mengatakan, secara teknis, pelaksanaan Mukerprov sendiri akan membahas secara rinci, upaya penguatan internal organisasi PKPI, selain pembekalan bagi seluruh caleg PKPI Sumsel di seluruh tingkatan.

Ketua bidang legislator, sekaligus Koordinator wilayah (Korwil) Sumsel, Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPI Azhary Ali Agus mengatakan, pencapaian target perolehan suara yang ditetapkan PKPI pada Pemilu 2014 dapat dipenuhi dengan cara terus meningkatkan soliditas segenap pengurus serta unsur internal partai, serta penguatan kepengurusan partai hingga di tingkatan terendah.

Senin, 01 Juli 2013

Camel Petir Ramaikan Perebutan Kursi DPR

Jakarta - Salah satu artis seksi ikut bertarung dalam kontestasi pemilihan legislatif 2014. Meski sebelumnya ada yang sudah terpilih pada pemilu 2009 dan maju lagi, ada pula yang benar-benar baru mencoba. Satu diantara partai politik peserta pemilu 2014 yang memasang artis dalam daftar calon anggota legislatif (caleg) adalah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

Partai besutan Sutiyoso ini mengusung penyanyi dangdut yang lagunya sedang hits "CKC, Cuma Kamu Cin", Camelia Panduwinata Lubis. Camel Petir, begitu ia disapa, mengaku sudah sejak lama berniat terjun ke politik. Dia berkeinginan lebih memberdayakan perempuan. Untuk maju ke putaran persaingan itu, Camel juga mengaku tak berbekal macam-macam.

"Aku nggak punya budget, nggak punya uang banyak, aku cuma punya cinta dan niat yang tulus," ujar dia saat ditemui di sela-sela Mukernas PKPI di Caringin, Bogor, Minggu (30/6).

Artis yang sempat diberitakan gencar oleh infotainment karena lagu Hous Dangdutnya itu kini maju di daerah pemilihan Jakarta (Dapil) II. Meski Dapil di huni oleh para caleg incumbwen dan tokoh parpol besar sebagai dapil neraka. Camel mengaku tak merasa gentar, menghadapi semua pesaingnya tersebut. Bahkan dia juga siap menggentarkan pertarungan politik di dapil yang di huni para selebritis tersebut.

"Di dapil saya persaingannya berat, selain di dalam internal Parpol ada Daniel Hutapea Ketua Umum Partai Pekerja dan Pengusaha Indonesia (P3I) yang bergabung dengan poros 14 Parpol di nomer 1, ada juga Dewan Pakar PKPI Panji Hadinoto di nomor urut 2" bebernya.

Sedangkan di luar Parpol, seperti Demokrat, Camel harus bersaing dengan HJ. Melani Laimena Wakil Ketua MPR, Ketua Fraksi PKS Hidayat Nurwahid, Ketua DPP PDIP Eriko Sutraduga. Sedangkan dari Gerindra, Camel juga harus bersaing dengan tokoh betawi dan anak dari artis kawakan Biem Benjamin yang pernah maju jadi Calon Gubernur DKI Jakarta.

Selain Demokrat, PKS, PDIP dan Gerindra. Camel juga akan berhadapan dengan artis lainnya yang sangat kawakan di dapal yang sama seperti Dwiki Darmawan yang di usung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Okky Asokawati yang di usung Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (Roy)

Kehadiran Camel Petir menambah deretan politisi artis seperti Nurul Arifin (Golkar), Rachel Maryam (Gerindra), Gita KDI (PKB), Rieke Dyah Pitaloka (PDIP), Venna Melinda, dan Inggrid Kansil (Demokrat) diantara deretan yang telah sukses menjadi legislator periode 2009-2014. Sejumlah nama itu, maju lagi dalam pemilu tahun depan.

Minggu, 30 Juni 2013

PKPI Pilihan Alternatif

Bogor - Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) menawarkan diri sebagai partai alternatif yang harus dipilih oleh masyarakat dalam pemilu 2014 mendatang. Alasannya, PKPI adalah partai bersih yang kadernya tidak ada satupun yang tersangkut kasus korupsi, baik di pusat maupun di daerah.

PKPI juga bisa sebagai satu alternatif bagi masyarakat di tengah kekecewaan atas kinerja dan tindak-tanduk partai politik (parpol) yang cenderung lupa masyarakat seperti sekarang ini.

"Kita memiliki peluang emas untuk tampil sebagai pilihan alternatif, di tengah gelombang kekecewaan rakyat terhadap semua partai yang duduk di DPR sekarang. Hasil survei Indonesia Riset Center dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mengungkapkan 21,1 persen pemilih menyatakan akan mengubah pilihannya di Pemilu 2014 nanti. Ini memperjelas bahwa peluang kita sangat terbuka," kata Ketua Umum PKPI Sutiyoso pada acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Caringin, Bogo, Sabtu (29/6).

Mukernas yang di gelar selama tiga hari, tanggal 28-30 Juli ini hadiri seluruh jajaran Dewan Pimpinan Nasional (DPN) seperti Sekjen PKPI Yusuf Karta Negara, Wakil Sekjen Rully Soekarta, dan 1.300 Caleg yang merupakan peserta Mukernas serta seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Sutiyoso meminta kepada kadernya agar peluang sebagai partai alternatif jangan disia-siakan. Para kader harus turun ke rakyat, lakukan pendekatan yang cerdas, dan tampilkan program yang menyentuh rakyat.

"Perbanyak komunikasi langsung dengan masyarakat, gunakan bahasa rakyat yang simple dan sederhana. Kita adalah partai yang cerdas, memiliki pemimpin yang kuat dan konsisten menegakkan keadilan dan persatuan di semua bidang kehidupan," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Dia juga menegaskan sejak pertama berdiri tahun 1999 lalu, PKPI adalah partai bersih. Tidak ada kader yang terlibat korupsi. PKPI juga tidak punya wakil-wakil di penjara seperti partai yang ada di DPR saat ini. Bahkan hasil penelitian Lembaga Pemilih Indonesia menyatakan PKPI adalah partai peserta pemilu 2014 yang paling bersih dari korupsi.

"Kita harus menyakinkan rakyat bahwa para koruptor telah berkhianat kepada kedaulatan rakyat. Mereka tidak layak dipilih lagi. Sekarang ini, 90 persen orang yang sama dari partai yang sama telah dicalonkan kembali. Apakah rakyat akan kita biarkan terkecoh dan tertipu lagi untuk kesekian kalainya oleh partai-partai itu? PKPI harus tampil ke depan untuk menjelaskan bahwa kita menjadi pilihan baru yang tepat dan tidak mengecewakan rakyat," tutur mantan Wadanjen Kopassus ini.

Dia menegaskan kehadiran PKPI tidak mau menambah beban rakyat terhadap keberadaan parpol saat ini. PKPI akan menjadi partai yang berbeda dengan parpol yang ada sekarang yaitu bersih, jujur, dan berkarakter.  "Kita harus mampu memberikan pendidikan politik yang sehat dalam rangka mencerdaskan bangsa, bukan membawa kebingungan serta pembodohan terhadap rakyat," tegasnya.

PKPI Bertekad Perjuangkan Hak Orang Kecil

Bogor - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Sutiyoso, menilai bangsa ini belum sepenuhnya memerhatikan nasib kaum kecil, terlantar dan terpinggirkan.

Ia menyatakan, persepsi pemerintah atas nasib orang kecil harus diubah. "Pemerintah bukanlah tuan atas negeri ini tetapi pelayan yang mensejahterahkan rakyat kecil yang menjadi empunya negara," katanya, Minggu (30/6).

Karenanya, pria yang karib disapa Bang Yos, itu menyatakan, PKPI  ingin memerjuangkan nasib orang-orang  kecil ini. "Semua mereka yang teraniaya, ereka yang menjadi tuan atas negeri ini, bukan pemerintah," ujar Bang Yos.

Mantan Gubernur DKI Jakarta, itu menilai pemerintah juga selalu keliru dalam pendekatan terhadap orang kecil. Misalnya, ia mencontohkan, kekerasan masih digunakan untuk mengusir para pedagang kaki lima dan kaum kecil lainnya.

Karenanya, kata Bang Yos, PKPI menginginkan supaya pendekatan yang dilakukan pada kaum kecil adalah kemanusiaan. "Pendekatan dalam menertibkan pedagang harus dengan pendekatan kemanusiaan. Hak-hak pedagang kaki lima harus dihargai, meski tata kota juga harus dilakukan," ujarnya.

Bang Yos menambahkan, negara harus menjamin bahwa setiap warga negara bisa bertumbuh dan berkembang sebagai manusia yang bermartabat. Cara yang bermartabat diantaranya, pemda harus menyiapkan panti sosial yang manusiawi bagi mereka yang terlantar.  "Karena mereka harus diurus negara," tegasnya.

Selain itu, Bang Yos juga menilai  persoalan sosial di Jakarta sudah sangat miris. PKPI mengharapkan, Pemprov DKI Jakarta harus lebih peduli pada persoalan sosial. Arah pembangunan DKI harus menuju pada penghargaan harkat dan martabat manusia. "Karena prinsipnya, rakyat yang memiliki kedaulatan atas negara, bukan pemerintah," pungkasnya.

Sabtu, 25 Mei 2013

PKPI Makassar Target Lima Besar di Pileg

Makassar - Dewan Pimpinan Provinsi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (DPP-PKPI) Sulsel menargetkan berada di posisi lima besar sebagai peraih suara terbanyak pada pemilihan legislatif 2014 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua OKK Dewan Pimpinan Provinsi (DPP PKPI) Sulsel, Muhammad Arkam, Kamis (23/5).

Menurutnya, target tersebut diinginkan karena melihat figur atau bakal calon legislatif yang bertarung di 11 dapil yang tersebar di Sulsel rata-rata memiliki kemampuan dan kualitas yang mempuni. Khususnya keberadaan massa yang merata dimiliki setiap calon di wilayah pemilihannya.

"Sebagaimana amanah partai, kami  menargetkan mendapat 11 kursi atau satu kursi  di setiap daerah pemilihan," ujar Arkam.

Disinggung perihal keberadaan partai politik lainnya seperti Golkar dan Demokrat, dia mengatakan, kedua partai tersebut juga tidak bisa diremehkan.

Karena dipastikan kader yang mereka dorong juga pasti sudah teruji. Bahkan rata-rata mereka mendorong figur yang telah terpilih sebelumnya menjadi legislator di DPRD.

"Ya, paling tidak kita bisa berada di posisi lima besar dibandingkan dengan partai sekaliber Golkar, Demokrat, PPP dan sebagainya," katanya.

Dia mengatakan, sejauh ini pihaknya telah merampungkan berkas 85 calon anggota legislatifnya di Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tersebar di 11 dapil dan rata-rata telah terpenuhi hingga 100%.

Ketua PKPI Sulsel Suzanna Kaharuddin, mengatakan, sebelumnya, PKPI kewalahan menjadi figur untuk memenuhi kekuarang calegnya sebanyak empat orang untuk dua daerah pemilihan, yakni daerah pemilihan VII yakni Kabupaten Bone sebanyak 2 orang dan Dapil 8 untuk Wajo, Soppeng dua orang.

"Namun, semua yang menjadi kendala selama ini telah terpenuhi," kataya.

Legislator DPRD Sulsel itu menegaskan, dengan terpenuhinya kuota tersebut, partainya optimis bisa berada di urutan lima besar peroleh suara terbanyak di Sulsel.

2014 PKPI Partai yang didukung dan dipercaya masyarakat Jambi

Tanjab Barat - Ketua partai Persatuan Keadilan Indonesia Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Amir mengaku optimisi partainya akan mendapat dukungan penuh dari warga Tanjabbar.

“Kami optimis akan merebut hati pemilih pada 2014 nanti. Kami yakin warga Tanjab Barat akan percaya dan mendukung PKPI. Karena PKPI bukan partai penuh janji, yang menjanjikan sesuatu hal yang muluk-muluk. Kami hanya berjanji akan berusaha berbuat sebaik mungkin untuk kemajuan Kabupaten ini ke depan, bagaimana warga di Kabupaten agar dapat hidup lebih sejahtera dari sebelumnya,” kata Amir saat ditemui dikantornya, Kamis (23/05) kemarin.

Wakil dari PKPI yang duduk nantinya di DPRD Tanjab Barat, kata Amir, kami minta tetap menampung aspirasi dan menyampaikan serta memperjuangkan aspirasi tersebut, meski aspirasi itu bukan berasal dari dapilnya. “Perwakilan PKPI di dewan nanti diharapkan jangan hanya mementingkan diri sendiri. Ingat mereka dapat duduk di sana karena dipilih oleh rakyat. Jadi perwakilan PKPI yang duduk nantinya juga harus tetap mendahulukan kepentingan rakyat, diatas kepentingan pribadi,” tegasnya.

Amir berharap partai PKPI, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dapat menjadi partai yang dipercaya dan mendapat dukungan penuh dari warga Tanjab Barat pada 2014 mendatang.

[ganasnews.com]

PKPI Minahasa Daftarkan 40% Bacaleg Perempuan

MINAHASA TONDANO: Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Minahasa pada Rabu (22/05), telah resmi mendaftarkan 35 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke KPUD Minahasa.

Berkas Bacaleg diantar langsung oleh Ketua DPK PKPI Minahasa, Bart Y.K. Senduk didampingi Sekretaris DPK PKPI Minahasa, Ferdinand Didi Rau dan Ketua Bappilu PKPI Minahasa, Stanly F. Mewengkang, beserta jajaran pengurus lainnya yang dikawal langsung para Bacaleg.

Menariknya, dari seluruh Parpol peserta Pemilu 2014, PKPI Minahasa memasukkan daftar Bacaleg yang memprioritaskan 40% keterwakilan perempuan, dengan jumlah 15 orang. Bahkan dari 100% atau 35 Bacaleg di empat daerah pemilihan (dapil) yang didaftarkan, ada 2 dapil yang menempatkan perempuan sebagai Bacaleg nomor urut satu. Tak hanya itu, dari seluruh bacaleg yang dimasukkan, terdaftar pula bacaleg paling muda yang menempati nomor urut satu adalah figur perempuan, yakni berusia 27 tahun. 

"Bacaleg 35 orang yang kami daftarkan, semuanya telah melalui hasil seleksi secara demokratis dan terbuka, sesuai dengan mekanisme internal partai", kata Ketua DPK PKPI Minahasa, Bart Y.K.

Senduk melalui Ketua Bappilu PKPI Minahasa, Stanly F. Mewengkang, saat konferensi pers di kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Minahasa. "Kami bersyukur, karena PKPI Minahasa, ternyata sangat diminati kaum perempuan, untuk itu adalah wajar apresiasi 40% keterwakilan perempuan kami prioritaskan dalam daftar Bacaleg", ungkap Stanly F. Mewengkang yang juga Ketua Barisan Muda PKPI Minahasa.
Menurut Mewengkang, komposisi 35 orang bacaleg PKPI Minahasa yang didaftarkan, tidak ada perubahan yang signifikan. Hanya, ada bacaleg yang meminta untuk berpindah daerah pemilihan. Nama-nama bacaleg lain, masih tetap sama seperti daftar sebelumnya. Penyerahan daftar Bacaleg PKPI Minahasa ini, menurut Mewengkang diserahkan langsung oleh Ketua DPK PKPI Minahasa, Bart Y.K. Senduk dan Sekretaris DPK PKPI Minahasa, Ferdinand Didi Rau, yang diterima Kasubbag Teknis, KPU Minahasa, Jerry Oroh,SE.

PKPI : PEMKAB GUNUNGKIDUL TAK PEDULIKAN NASIB PETANI PENGGARAP LAHAN KEHUTANAN

Wonosari - Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Bambang Eko Wasisto menganggap Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, tidak mempunyai kepedulian terhadap nasib para petani penggarap tanah milik Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun).

"Petani di wilayah Giri Suko Panggang, Suru Lanang, Karang Asem nasibnya kini memprihatinkan. Para petani penggarap lahan kehutanan tersebut mengeluh karena  kesejahteraanya menurun akibat lahan yang biasa mereka tanami kini tidak lagi bisa mencukupi kebutuhan. Luas lahan semakin mengecil menyempit seiring tumbuhan tanaman hutan yang semakin besar. Hutan Kemasyarkatan (HKM) kan sebagai program  kegiatan pelestarian hutan Negara, apa kalau pelestarianya sudah selesai, mereka hanya dibiarkan lapar?" kata Bambang, Jumat (24/5/2013).

Menanggapi hal itu Kepala bidang (Kabid) Kehutanan Dishutbun Kabupaten Gunungkidul, Benny Silalahi berharap agar para petani bersikap kreatif dalam menyikapi hal tersebut.

"Hutan sepenuhnya sudah dikelola masyarakat sekitar kawasan, dan hasilnya juga dinikmati masyarakat. Ya kalau tanaman di hutan kini sudah besar dan lahan pertanian mereka otomatis menjadi sempit, ya harusnya mereka bergerak ke luar kawasan. Dengan menanam empon-empon , ataupun menanam Hijau Panganan Ternak (HMP). Jangan hanya terfokus pada lahan," ucapnya.

Benny menambahkan, tanaman hutan milik negara sepenuhnya merupakan kewenangan propinsi. "Kita tetap mendampingi masyarakat. Tetapi tentang kebijakan aturan semuanya yang mengeluarkan langsung pusat. Yang jelas kita tidak tinggal diam. Apa yang kami bisa juga sudah kita berikan untuk mengatasi masalah pada masyarakat," tambahnya.

[sorotgunungkidul.com]

Maju 5 Caleg, PKPI Targetkan 3 Kursi Dewan

PURBALINGGA - DPC Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Purbalingga, saat ini hanya mendaftarkan lima caleg dalam Pileg 2014 mendatang, namun partai itu optimis mampu meraih tiga kursi di DPRD Purbalingga.

Ketua DPC PKPI Purbalingga, Rawan Udi Purwito, Jumat (24/5), mengatakan dari delapan caleg yang didaftarkan pada tahap awal, hingga batas akhir perbaikan berkas daftar caleg sementara (DCS) 22 Mei lalu hanya menyisakan lima orang.

Hal itu karena seorang caleg dicoret atas nama Matin Madruroh karena usianya belum mencapai 21 tahun. Selain itu dua caleg mengundurkan diri, Dwi Kurniawan dan Rohwati dengan alasan tidak adanya dana.
"Untuk mendaftar ke partai tidak ada biaya sepeserpun. Mungkin pendanaan untuk personal seperti kampanye dan sebagainya," katanya.

Meskipun demikian pihaknya tetap optimis mampu meraih minimal tiga kursi dalam Pileg mendatang.

[suaramerdeka.com]

Jumat, 17 Mei 2013

Kader PKPI Diminta Dukung Bibit

SALATIGA - Mantan Ketua Dewan Pimpinan Kota Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Salatiga Petrus Yustinus Parito berharap kader partainya, merapatkan barisan mendukung Bibit Waluyo dalam Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng pada 26 Mei mendatang.

"Kami ini bukan partai yang ikut secara resmi mengusung Bibit, namun saya berharap kader PKPI Salatiga bersatu memberikan dukungan," ujarnya, Jumat (17/5).

Dukungan tersebut, menurutnya, akan sangat membantu terutama untuk di Salatiga. Apalagi di DPRD Salatiga, partai yang dipimpin Sutiyoso itu menempatakan tiga wakil dengan perolehan suara dalam Pemilihan Umum Legislatif 2009 sekitar 7.500. Setelah tidak lagi menjabat Ketua DPK PKPI Salatiga, jabatan yang ditinggalkannya dipegang Elysabeth Dwi Kurniasih, anggota Dewan yang juga putri Parito.

Dijelaskan, beberapa alasan dukungannya kepada Bibit. Parito mengungkapkan sejarah PKPI yang didirikan tokoh militer, Jendral (Purn) Edi Sudradjat dan Jendral (Purn) Try Sutrisno. Dengan kedekatan sejarah itulah, PKPI merasa lebih dekat dengan Bibit Waluyo yang juga merupakan purnawirawan militer.

Untuk Jateng, lanjutnya, sosok kandidat yang berlatarbelakang militer dinilai masih dibutuhkan. Pasalnya, Jateng merupakan 'sumbu' Jawa yang harus dijaga stabitas sosial dan keamanannya. Stabilitas sosial yang terjaga itu pula yang kini secara garis besar dirasakan masyarakat.

Alasan lainnya, Bibit dianggap cukup berhasil selama memimpin Jateng. Termasuk ketiadaan isu korupsi yang mendekatinya selama menjabat. "Saya melihat prestasi Bibit termasuk berhasil dengan membangun pemerintahan yang bagus, di bidang pertanian dan sebagainya. Selain itu orangnya juga sederhana," tandas Parito.

[suaramerdeka.com]

PKPI Kendari Tambah Caleg

Kendari - Tahapan perbaikan berkas yang diberi KPU dimanfaatkan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kota Kendari untuk menambah delapan caleg. Hal itu dilakukan karena dari 35 kuota yang tersedia, partai itu hanya mengusung 27 orang saja. Dengan penambahan tersebut, kuota 35 caleg terpenuhi.

Ketua DPK PKPI Kota Kendari, Abd Wahab mengungkapkan bila penambahan delapan Caleg dilakukan masing-masing dua caleg di Dapil Kendari-Kendari Barat, seorang caleg di Dapil II, III dan IV serta tiga orang di Dapil V.  ''Khusus di Dapil IV Wuawua-Kadia sebenarnya sudah lengkap Caleg. Hanya saja setelah diteliti usianya tidak mencukupi yaitu hanya 20 tahun," kata Abd Wahab didampingi Sekretaris DPK PKPI Kota Kendari, Rahjulin.
  
Dengan adanya 8 caleg tambahan, Wahab meminta mereka untuk melengkapi administrasi sebelum batas perbaikan yaitu tanggal 22 Mei 2013. "Semua partai tentunya mengalami kesulitan yang sama dengan kami, khususnya mencari Caleg perempuan untuk memenuhi kuota 30 persen.  Apalagi PKPI diinjure time baru dinyatakan lulus verifikasi. Meskipun demikian kami bersyukur karena tidak ada pengurus dan Caleg kami yang pindah partai," jelasnya.
  
Soal target, Wahab menargetkan peningkatan suara di PilCaleg 2014 nanti. Ia optimis setiap Dapil mampu meraih masing-masing sebuah kursi.

[kendarinews.com]

Kamis, 16 Mei 2013

DPK PKPI Depok targetkan 6 kursi DPR

Depok - Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Rudy Samin menargetkan enam kursi legislatif di tingkat kota. Dia optimis mampu mencapai target tersebut dengan kinerja yang sudah digencarkan sejak lama. DPK PKPI Depok mendaftarkan 50 bakal calon legislatif (bacaleg) sesuai kuota maksimal yang ditentukan partai.

Dari 50 bacaleg tersebut didominasi pula oleh kaum perempuan. Setidaknya ada 26 perempuan yang diikutsertakan sebagai bacaleg. Terdiri dari kalangan pengusaha, pendidikan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Dari hasil verifikasi, saat ini ada lima bacaleg yang berkasnya harus dilengkapi.

"Mereka terkendala legalisir ijazah. Karena hanya legalisir di Dinas Pendidikan saja. Bukan di tempat asal mereka sekolah. Tapi semua sudah dalam proses perbaikan dan melengkapi," kata Rudy Samin di Depok, Jawa Barat, Rabu (15/05/2013).

Selain itu, masih ada beberapa orang yang masih melengkapi persyaratan pemeriksaan kesehatan. Agar para bacaleg dapat maju tanpa beban, pihaknya menggratiskan biaya pemeriksaan kesehatan. "Semua saya yang membiayai. Ini untuk kelancaran mereka juga dalam berkompetisi," ungkapnya.

Kendati demikian, Rudy berpesan agar caleg yang lolos nanti tidak mengingkari janji pada konstituen. Caleg dari PKPI, kata dia, tidak boleh menghindari pemilihnya. "Kalau itu terjadi maka akan langsung di-PAW kan," tegasnya mengingatkan.

Sejak saat ini, pihaknya berupaya melatih para bacaleg untuk mampu membaca kepentingan sosial. Serta mampu berkomunikasi dengan baik. "Kalau masyarakat tahu jadi bisa kenal. Jangan membeli kucing dalam karung," tutupnya.

[sindonews.com]

Rabu, 15 Mei 2013

Optimis Sukses di Dapil II

PKPI Usung 6 Kader Terbaik

BOLMONG - Pertarungan memperebutkan kursi DPRD Bolmong di Daerah Pemilihan (Dapil) II bakal sulit. Di dapil yang meliputi Kecamatan Poigar, Bolaang Timur, dan Bolaang itu, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang bercokol banyak figur dan politisi populis.

Namun begitu, Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) tak gentar. Di dapil tersebut, PKPI sangat optimis bisa merebut minimal satu kursi DPRD pada pileg nanti. Hal itu ditegaskan salah seorang Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) PKPI dapil II, Lexi Lengkong.

 “Kami optimis dalam menatap pileg 2014. Kami yakin bisa merebut kursi,” kata Lexi, Senin (13/5) kemarin.
Politisi yang masih menjabat anggota DPRD Bolmong itu menambahkan, optimisme itu didasari pada kwalitas calon yang diusung PKPI di dapil tersebut. Ia yakin 6 (enam) calon termasuk dirinya (selengkapnya lihat grafis,red) adalah figur yang dipercaya oleh rakyat, dan bisa bekerja memperjuangkan kepentingan rakyat di parlemen.

“Ukuran paling utama untuk bisa dipilih rakyat hanya itu, dan kami bacaleg dari PKPI menyadari hal itu, sehingga akan bekerja keras di pileg mendatang,” ujarnya optimis.
Frendly Wuisan, warga Kecamatan Poigar mengaku, dari Daftar Calon Sementara (DCS) seluruh partai politik yang ada di dapil II, PKPI termasuk parpol yang mengedepankan kwalitas dan kemampuan figur ketimbang finansial.

“Karena itulah figur yang diusung PKPI kami nilai layak dipilih pada 2014 nanti,” pungkasnya.

[news.radartotabuan.com]

Perjuangkan Kesetaraan Gender



Widia Hartini; Bacaleg PKPI

WIDIA Hartini bakal calon anggota legeslatif (Bacaleg) Partai Keadilan dan Kesatuan Indonesia (PKPI) siap memperjuangkan kesetaraan gender di Kepahiang. Aktif di organisasi Dharmawanita Kepahiang, ibu rumah tangga kelahiran Kepahiang 14 juni 1975 ini siap mengemban aspirasi kaum hawa.

“Salah satu visi misi saya jadi caleg PKPI untuk menyamakan keseteraan gender di Kepahiang, salah satu caranya yakni dengan memajukan pendidikan dan hubungan sosial dimasyarakat,” ujar Widia.

Dikatakannya, dirinya tergabung dalam daerah pemilihan (Dapil) 2 Kepahiang yang mana dalam PKPI dirinya terdaftar sebagai Bacaleg dengan nomor urut 3. “Saya sudah dua kali menjadi caleg, harapan saya dalam susunan legeslatif hasil Pemilu 2014 mendatang ada keterwakilan perempuan yang memang memperjuangkan hak-hak perempuan di Kepahiang ini,” jelasnya.

[bengkuluekspress.com]

Slide PKPI

pkpinasional's Slide MCPKPI album on Photobucket

PKPI Video

http://www.youtube.com/user/pkpinasional